Your Ad here ...



Product ...

Services ...

Other things ...

Selasa, Agustus 19, 2008
INDAHNYA KEMATIAN

Kali ini gue mau melanjutkan tentang postingan yang romantis ya, yaitu sebuah puisi dari pujaan gue "Om Kahlil Gibran", Dari dulu gue emang salut banget ama oom gue ini (hehehe), gue belajar banyak tentang romantis dari dia. Dulu gue lengkap kumpulan buku karyanya, tapi sekarang nggak ada lagi, di pinjam ama pacar, begitu putus, eh... buku nya nggak mau di pulangin.Nasib nasib.Ingin tau salah satu puisi romantisnya?

INDAHNYA KEMATIAN


Panggilan
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.
Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.
Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.
Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku....


~ Khalil Gibran ~


.

Label:

0 Comments:

Poskan Komentar

Sekarang saat nya berbagi komentar

Links to this post:

Buat sebuah Link

<< Home